Pernah berada di situasi mendesak ingin berobat, tapi status BPJS Kesehatan kamu ternyata tidak aktif karena telat bayar iuran bulanan? Rasanya pasti panik, bingung, dan takut biaya pengobatan jadi membengkak. Kondisi seperti ini sangat sering terjadi, terutama pada peserta mandiri yang harus membayar sendiri setiap bulan tanpa potongan gaji otomatis.
Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang cara mengatasi telat bayar bpjs kesehatan, mulai dari penyebab, aturan terbaru, hingga tips agar kejadian ini tidak terulang.
Apa Itu BPJS Kesehatan dan Mengapa Bisa Tidak Aktif
Pengertian BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan adalah program jaminan kesehatan nasional yang bertujuan memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Melalui BPJS, kamu bisa mendapatkan pelayanan kesehatan mulai dari puskesmas hingga rumah sakit rujukan dengan biaya yang jauh lebih terjangkau.
Namun, sistem BPJS Kesehatan sangat bergantung pada kepatuhan peserta dalam membayar iuran bulanan. Terutama bagi peserta mandiri, pembayaran harus dilakukan secara rutin setiap bulan.
Alasan Umum Telat Bayar Iuran BPJS
Ada banyak alasan mengapa seseorang bisa telat membayar BPJS Kesehatan. Beberapa yang paling sering terjadi adalah lupa tanggal pembayaran, kondisi keuangan sedang tidak stabil, perubahan nomor virtual account, atau mengira BPJS masih aktif padahal sudah menunggak.
Telat satu bulan saja sudah bisa membuat status kepesertaan kamu menjadi nonaktif. Itulah mengapa penting untuk memahami aturan dan solusi yang tersedia.
Aturan Telat Bayar BPJS Kesehatan yang Perlu Kamu Tahu
Batas Waktu Pembayaran Iuran
Iuran BPJS Kesehatan wajib dibayarkan paling lambat tanggal sepuluh setiap bulan. Jika kamu melewati tanggal tersebut, maka akan dianggap menunggak dan status kepesertaan bisa berubah menjadi tidak aktif.
Semakin lama tunggakan, semakin besar jumlah iuran yang harus kamu bayarkan sekaligus.
Status Kepesertaan Saat Menunggak
Saat kamu telat membayar iuran BPJS Kesehatan, layanan kesehatan tidak bisa digunakan untuk rawat jalan maupun rawat inap. Artinya, jika kamu datang ke fasilitas kesehatan, maka kamu akan dianggap sebagai pasien umum.
Status ini akan kembali aktif setelah kamu melunasi seluruh tunggakan sesuai ketentuan.
Denda Pelayanan BPJS Kesehatan
Perlu kamu ketahui bahwa BPJS Kesehatan menerapkan denda pelayanan, bukan denda keterlambatan. Denda ini hanya berlaku jika dalam waktu empat puluh lima hari setelah kepesertaan aktif kembali kamu menggunakan layanan rawat inap.
Besaran denda dihitung berdasarkan persentase biaya pelayanan dan memiliki batas maksimal tertentu.
Cara Mengatasi Telat Bayar BPJS Kesehatan Supaya Layanan Aktif Kembali
Melunasi Seluruh Tunggakan Iuran
Langkah pertama dan paling utama adalah melunasi seluruh tunggakan iuran BPJS Kesehatan. Tidak bisa dicicil dan tidak bisa dibayar sebagian. Semua tunggakan harus dibayar sekaligus agar status kembali aktif.
Kamu bisa mengecek jumlah tunggakan melalui aplikasi Mobile JKN, call center BPJS, atau datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan terdekat.
Setelah pembayaran berhasil, biasanya status kepesertaan akan aktif kembali dalam waktu singkat.
Menggunakan Program Cicilan Iuran BPJS Kesehatan
Jika tunggakan kamu sudah menumpuk dan terasa berat untuk dibayar sekaligus, BPJS Kesehatan menyediakan solusi berupa program cicilan iuran.
Program ini dikenal dengan nama REHAB atau Rencana Pembayaran Bertahap. Peserta mandiri bisa mengajukan cicilan melalui aplikasi Mobile JKN dengan syarat tertentu.
Dengan program ini, kamu tetap bisa melunasi tunggakan secara bertahap sesuai kemampuan tanpa harus kehilangan kepesertaan.
Cara Mengajukan Program Cicilan REHAB
Untuk mengajukan cicilan, kamu perlu membuka aplikasi Mobile JKN lalu memilih menu cicilan iuran. Setelah itu, sistem akan menampilkan jumlah tunggakan dan opsi tenor pembayaran.
Kamu tinggal memilih jangka waktu cicilan yang sesuai lalu menyetujui perjanjian pembayaran. Jika disetujui, maka kamu wajib membayar cicilan tepat waktu setiap bulan.
Jika kamu melanggar kesepakatan, maka program cicilan bisa dibatalkan.
Mengaktifkan Kembali BPJS Setelah Pembayaran
Setelah seluruh tunggakan atau cicilan awal dibayarkan, status BPJS Kesehatan kamu akan kembali aktif. Namun, perlu diingat bahwa aktifnya status tidak selalu berarti bebas denda.
Jika kamu membutuhkan layanan rawat inap dalam waktu dekat setelah aktivasi kembali, maka kemungkinan denda pelayanan tetap berlaku sesuai aturan.
Tips Menghindari Telat Bayar BPJS Kesehatan di Masa Depan
Gunakan Autodebet atau Pengingat
Salah satu cara paling efektif agar tidak telat bayar adalah dengan mengaktifkan fitur autodebet dari rekening bank atau dompet digital.
Jika tidak memungkinkan, kamu bisa memasang pengingat bulanan di ponsel agar tidak lupa tanggal pembayaran.
Bayar Iuran Lebih Awal
Tidak ada larangan untuk membayar BPJS lebih awal. Bahkan, membayar sebelum tanggal sepuluh sangat dianjurkan agar kamu tidak terganggu oleh kendala teknis.
Membayar lebih awal juga memberi rasa aman karena status kepesertaan selalu aktif.
Pantau Status BPJS Secara Berkala
Sesekali cek status BPJS kamu melalui aplikasi Mobile JKN untuk memastikan tidak ada tunggakan yang terlewat. Dengan begitu, kamu bisa segera mengambil tindakan jika terjadi masalah.
Apakah BPJS Bisa Digunakan Saat Darurat Meski Telat Bayar
Banyak orang bertanya apakah BPJS tetap bisa digunakan dalam kondisi darurat meski menunggak. Jawabannya, secara aturan tetap tidak bisa digunakan jika status nonaktif.
Namun, beberapa rumah sakit bisa memberikan penanganan awal sebagai pasien umum sambil menunggu kepesertaan kamu aktif kembali.
Agar tidak terbebani biaya besar, sebaiknya pastikan BPJS selalu aktif sebelum kondisi darurat terjadi.
Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Peserta BPJS
Mengira Telat Bayar Tidak Masalah
Banyak peserta menganggap telat satu atau dua bulan tidak akan berpengaruh. Padahal, sistem BPJS sangat ketat dalam hal status kepesertaan.
Begitu kamu menunggak, maka layanan langsung dihentikan.
Tidak Mengecek Tunggakan Secara Berkala
Kesalahan lain adalah tidak pernah mengecek tunggakan sehingga saat membutuhkan layanan justru kaget karena status nonaktif.
Padahal, pengecekan bisa dilakukan dengan sangat mudah melalui ponsel.
Penutup
Mengalami telat bayar BPJS Kesehatan memang tidak menyenangkan, apalagi jika kamu sedang membutuhkan layanan medis. Namun, kondisi ini masih bisa diatasi dengan langkah yang tepat dan sesuai aturan. Dengan memahami cara mengatasi telat bayar bpjs kesehatan, kamu tidak perlu lagi panik saat status kepesertaan nonaktif.
Berita Teknologi Terupdate dan Terkini Update informasi terbaru tentang teknologi
